Nokia 3310 Ternyata Mempunyai Versi Jaringan 3G
Seperti yang kita ketahui, HMD Global sudah resmi menghidupkan kembali handphone yang sangat ikonik yaitu Nokia 3310 di ajang Mobile World Congress Februari lalu.
Pada ponsel tersebut tersedia jaringan 2G, namun sayangnya ada beberapa negara yang sudah tidak mensupport jaringan 2G itu, seperti Singapura Selandia Baru, Belanda dan Amerika Serikat. Setelah mengetahui hal tersebut HMD langsung memutuskan untuk merilis Nokia 3310 dengan jaringan 3G.
Seperti yang dilaporkan oleh Mashable, ponsel tersebut akan dirilis di Australia untuk pasar pertamanya pada 16 Oktober mendatang. Setelah itu, negara Singapura akan disapa oleh ponsel tersebut pada akhir bulan Oktober.
Sebagai informasi, sejumlah operator seluler asal Australia, termasuk Telstra dan Optus, telah menghentikan operasional jaringan 2G mereka, sedangkan Vodafone akan mengakhiri layanan di negara tersebut pada 31 Maret 2018, dan Singapura telah menghentikan jaringan tersebut pada bulan April lalu.
Tersedia di Australia sejak 16 Oktober, dan akan diikuti oleh peluncuran secara global, model 3310 3G akan tersedia dalam pilihan warna Yellow, Warm Red, Azure dan Charcoal. Ponsel ini akan dipasarkan seharga EUR69 atau sekitar USD80,95 (Rp1 juta).
Ponsel ini masih hadir dengan dukungan layar berwarna terpolarisasi 2,4 inci, kamera belakang 2 megapiksel dengan dukungan lampu flash LED, serta memori internal 16GB dengan dukungan slot microSD hingga kapasitas 32GB. Nokia 3310 3G didukung waktu bicara 6,5 jam dan waktu siaga hingga 27 hari.
Sebagai pengingat, Nokia 3310 generasi pertama diluncurkan pada tahun 2000, dan dibekali dengan game ikonik dan populer pada masanya, yaitu Snake. Game tersebut juga tersedia pada Nokia 3310 versi 2017 serta Nokia 3310 versi 3G, dengan tingkat kesulitan yang dikabarkan lebih tinggi.

No comments